Teacher Branding Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia: Telaah Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim
DOI:
https://doi.org/10.61444/jsi.v3i01.18Keywords:
branding guru, pendidikan Islam, Adabul ‘Ālim wa al-Muta’allim, karakter guru, kualitas pendidikanAbstract
Abstract
This study aims to examine the relevance of KH. Hasyim Asy’ari’s thoughts in Adabul ‘Ālim wa al-Muta’allim as a foundation for developing teacher personal branding to improve the quality of education in Indonesia. The research uses a qualitative approach with a literature study method that explores classical texts and contemporary literature related to Islamic education, the teacher's role, and professional character values. The findings reveal that values such as sincerity, humility, commitment to knowledge, and exemplary behavior, as emphasized in the book, are essential in shaping a professional, moral, and influential teacher image. Teacher branding based on these values is effective in building trust, shaping student character, and addressing modern educational challenges. Furthermore, the branding strategy derived from KH. Hasyim Asy’ari’s perspective integrates spirituality, professional ethics, and pedagogical innovation. It is concluded that his thoughts remain highly relevant to contemporary educational systems and can be implemented as a strategic effort to enhance teacher quality and overall educational excellence.
Abstrak :
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi pemikiran KH. Hasyim Asy’ari dalam kitab Adabul ‘Ālim wa al-Muta’allim sebagai landasan dalam membangun personal branding guru guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap karya klasik dan literatur kontemporer yang berkaitan dengan pendidikan Islam, peran guru, dan nilai-nilai karakter keguruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti keikhlasan, tawadhu’, komitmen terhadap ilmu, dan keteladanan yang terkandung dalam kitab tersebut sangat penting dalam membentuk citra guru yang profesional, bermoral, dan berpengaruh. Branding guru berbasis nilai-nilai tersebut dinilai efektif dalam membangun kepercayaan, membentuk karakter peserta didik, serta menjawab tantangan pendidikan modern. Selain itu, strategi branding guru yang dikembangkan dari pemikiran KH. Hasyim Asy’ari mampu mengintegrasikan spiritualitas, etika profesi, dan inovasi pedagogis. Kesimpulannya, pemikiran KH. Hasyim Asy’ari relevan untuk diterapkan dalam sistem pendidikan kontemporer sebagai upaya peningkatan mutu guru dan pendidikan secara keseluruhan.
