Analisis Penerapan Kurikulum Nasional Sekolah Indonesia di Luar Negeri ; Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

Authors

  • Dhewy Laily UIN Salatiga
  • Fauzan Adzim UIN Salatiga
  • Lulu Lathifah UIN Salatiga
  • Sulis Sulastri UIN Salatiga
  • Tazakka Na’imatush UIN Salatiga
  • Siyono UIN Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.61444/jsi.v3i01.22

Keywords:

Learning Curriculum, Education, Learning

Abstract

Abstract

This study examines the implementation of Indonesian national education at Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), which serves as a school for Indonesian citizens abroad. SIKL implements the 2013 curriculum with adjustments based on the Living Curriculum to meet the needs of students in an international environment. The main objective of this curriculum is to develop students' knowledge, character, and life skills while strengthening their Indonesian identity. This study employs the kepustakaan observation method to examine the cultural and social adaptations experienced by SIKL in Malaysia, a country with a majority of non-Muslim citizens. This study also highlights the importance of teacher competency and technology use in enhancing education, such as the use of RPP digital and literacy programs. In addition, educational programs like tari are helpful in fostering students' sense of nationalism and promoting Indonesian culture. The results of the study show that SIKL has succeeded in aligning national needs with global demands without sacrificing local values. This study recommends that SILN requirements be updated in the future to be more effective in facing globalization.

Keywords: Learning Curriculum, Education, Learning

 

Abstrak

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan pendidikan nasional Indonesia di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), yang berfungsi sebagai sekolah bagi warga negara Indonesia di luar negeri. SIKL menerapkan kurikulum 2013 dengan penyesuaian berdasarkan Living Curriculum untuk memenuhi kebutuhan siswa di lingkungan internasional. Tujuan utama kurikulum ini adalah untuk mengembangkan pengetahuan, karakter, dan keterampilan hidup siswa sekaligus memperkuat identitas Indonesia mereka. Penelitian ini menggunakan metode observasi kepustakaan untuk mengkaji adaptasi budaya dan sosial yang dialami oleh SIKL di Malaysia, negara dengan mayoritas penduduk non-Muslim. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kompetensi guru dan penggunaan teknologi dalam meningkatkan pendidikan, seperti penggunaan RPP program literasi dan digital. Selain itu, program pendidikan seperti tari bermanfaat dalam menumbuhkan rasa nasionalisme siswa dan mempromosikan budaya Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa SIKL berhasil menyelaraskan kebutuhan nasional dengan tuntutan global tanpa mengorbankan nilai-nilai lokal. Kajian ini merekomendasikan agar persyaratan SILN dimutakhirkan di masa mendatang agar lebih efektif dalam menghadapi globalisasi.

cover

Downloads

Published

2025-06-30