KOMPARASI KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DALAM PENDIDIKAN NILAI, KARAKTER DAN AKHLAK
DOI:
https://doi.org/10.61444/jsi.v1i02.7Keywords:
Kurikulum, Agama Islam, Inovasi, LiterasiAbstract
Abstract
This research delves into the role of innovation and literacy in the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum that is relevant to the demands of the 21st century. By adopting a qualitative approach through a literature review, this study highlights the urgency of innovation in the curriculum as an essential element of modern education. The concept of innovation encompasses the use of technology, innovative teaching methods, and the development of a curriculum that aligns with the needs of the times. Particularly in the context of Islamic education, innovation has helped increase student motivation and a better understanding of their faith. Additionally, literacy, especially digital and media literacy, becomes a crucial foundation for the curriculum of the future. This enables students to navigate the increasingly interconnected world wisely, allowing them to critically evaluate and comprehend information. Overcoming the barriers to adopting innovation and literacy requires collaboration among teachers, students, and educational institutions. Recommendations for the future include curriculum updates that focus on innovation and the integration of literacy skills into all aspects of PAI learning, along with continuous teacher training. With a strong emphasis on innovation and literacy, Islamic religious education will be well-prepared to face the challenges of the future, preparing students to be competent and wise individuals in navigating the increasingly complex and interconnected world of the 21st century.
Abstrak :
Penelitian ini mendalami peran inovasi dan literasi dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang relevan dengan tuntutan abad ke-21. Dalam mengadopsi pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menyoroti urgensi inovasi dalam kurikulum sebagai elemen penting dalam pendidikan modern. Konsep inovasi ini mencakup penerapan teknologi, metode pembelajaran inovatif, dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Terutama dalam konteks pendidikan agama Islam, inovasi telah membantu meningkatkan motivasi siswa dan memahamkan agama mereka dengan lebih baik. Selain itu, literasi, khususnya literasi digital dan literasi media, menjadi dasar yang krusial untuk kurikulum di masa depan. Hal ini memungkinkan siswa untuk menghadapi dunia yang semakin terhubung dengan bijak, mampu mengevaluasi dan memahami informasi dengan kritis. Mengatasi hambatan dalam mengadopsi inovasi dan literasi memerlukan kerja sama antara guru, siswa, dan lembaga pendidikan. Rekomendasi untuk masa depan mencakup pembaruan kurikulum yang berfokus pada inovasi dan integrasi keterampilan literasi dalam semua aspek pembelajaran PAI, serta pelatihan berkelanjutan bagi guru. Dengan pendekatan inovatif dan literasi yang kuat, pendidikan agama Islam akan siap menghadapi tantangan masa depan dengan sukses, mempersiapkan siswa untuk menjadi individu yang kompeten dan bijaksana dalam menghadapi dunia yang semakin kompleks dan terhubung di abad ke- 21.
